Tentang Kami

 

  • SEJARAH SINGKAT BAZNAS PROVINSI BANTEN 

    Tahun 1999 lahir Undang-Undang No. 38 tahun 1999 tentang pengelolaan zakat. Provinsi Banten lahir berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten tanggal 17 Oktober 2000. Dalam rangka merealisasikan motto Provinsi Banten “Iman dan Taqwa” serta untuk melaksanakan Undang-undang di atas, Provinsi Banten telah dibentuk Badan Amil Zakat Daerah Provinsi Banten dengan surat keputusan Gubernur Banten No. 451/Kep.184-Huk/2002 tanggal 3 Desember 2002. Pengurus BAZDA Provinsi Banten terdiri dari para ’alim ulama dan profesional. Untuk melaksanakan UU No. 38 tahun 1999 tersebut, maka dibentuklah pengurus BAZDA dari tingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten dan Kota sampai tingkat Kecamatan. Hubungan BAZDA di semua tingkatkan bersifat koordinatif, konsultatif dan informatif. Di Provinsi Banten telah dibentuk BAZDA Provinsi Banten berdasarkan SK Nomor : 451/Kep.184-Huk/2002 tentang Pembentukan Pengurus Badan Amil Zakat Provinsi Banten dan diperbaharui dengan SK Nomor : 457/Kep.324-Huk/2010 dan diperpanjang oleh Surat Tugas dari Kanwil Kemenag Provinsi Banten dengan SK No. KW.28.6/iV/BA.01.1/2725/2013 Dalam rangka pengumpulan dana zakat tersebut tiap BAZDA Provinsi, Kabupaten dan Kota membentuk Unit Pengumpul Zakat di tiap Dinas/Instansi/Lembaga/ Kantor/Badan/Perusahaan dan Perguruan Tinggi yang pembagian wilayahnya dibahas dalam Rapat Koordinasi Daerah.
    BAZNAS Provinsi Banten semaksimal mungkin terus melakukan evaluasi dan pengembangan dalam hal pengelolaan zakat untuk lebih amanah, profesional dan transparan serta bisa menghasilkan raihan yang bisa mensejahterakan umat. Laporan pengelolaan zakat BAZNAS Banten dipublikasikan melalui media cetak dan media elektronik, laporan bulanan pengelolaan zakat disampaikan melalui surat kabar harian lokal bekerja sama dengan pihak perbankan yang membiayai setiap penayangan laporan. Program sosialisasi terus dipacu guna memperkenalkan kepada instansi, pengusaha atau para muzakki untuk dapat membayar zakat, Infaq dan shadaqah melalui BAZNAS khususnya BAZNAS Banten, sehingga zakat, infaq dan shadaqah dapat terhimpun dan didistribusikan serta didayagunakan lebih merata, professional dan akuntabel. Karena Izin Allah SWT, kerja keras, dukungan dan kerjasama berbagai pihak, BAZNAS Provinsi Banten meraih penghargaan Terbaik 1 Kategori Pengelolaan Zakat pada Zakat Awards Tingkat Nasional Tahun 2015, penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Agama R.I Pada tanggal 19 November 2015 di Jakarta dan Gubernur Provinsi Banten juga telah mendapat penghargaan sebagai Gubernur yang Peduli dan Mendukung kepada Kebangkitan Zakat di Indonesia. Penghargaan telah diserahkan oleh Pemerintah/Sekjen Kemendagri pada tanggal 25 Agustus 2017. Penghargaan tersebut sebagai pemicu BAZNAS Banten untuk bekerja melayani umat lebih baik lagi.

  • Visi

  • Menjadi Pilihan Pertama Menunaikan Zakat, Lembaga Utama Menyejahtrakan Umat”.

  • Misi

  1. Membangun BAZNAS Banten yang kuat, terpercaya dan modern sebagai lembaga pemerintah Non-Struktural yang berwenang dalam pengelolaan Zakat.
  2. Memaksimalkan sosilaisasi, edukasi dan literasi zakat di Banten dalam rangka peningkatan pengumpulan ZIS-DSKL Secara masih dan terukur.

  3. Memkasimalkan pendistribusian dan pendayagunaan ZIS-DSKL untuk mengentaskan kemiskinan, meningkatan kesejahteraan umat, dan mengurangi kesenjangan sosial.

  4. Membangun kemitraan antara muzakki, mustahik, instansi, lembaga dan perusahaan dengan mengoptimalkan ZIS dan DSKL serta dana CSR dalam pemberdayaan dan penanggulangan kemiskinan.

  5. Mempekuat sistem perencanaan, pengendalian, laporan, pertanggung jawaban, dan koordinasi pengeolaan zakat secara nasional di Provinsi Banten.

  6. Memperkuat kompetensi, profesionalsime, integritas, dan kesejahteraan amil zakat BAZNAS, Banten secara berkelanjutan.

  7. Modernisasi dan digitalisasi pengelolaan zakat di provinsi Banten dengan sistem manajamen berbasis data yang kokoh dan terukur.