header-int

Zakat Community Development

Posted by : Administrator
Share

Program Zakat Community Development (ZCD) adalah program pengembangan komunitas dengan mengintegrasikan aspek sosial (pendidikan, kesehatan, agama, lingkungan, dan aspek sosial lainnya) dan aspek ekonomi secara komprehensif yang pendanaan utamanya bersumber dari zakat, infak, dan sedekah sehingga terwujud masyarakat sejahtera dan mandiri.

pemberdayaan-masyarakatpanen-padi

petani-cabe

 

pertanian-padi-sri

Program ZCD meliputi kegiatan pembangunan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sehingga terwujud masyarakat yang memiliki keberdayaan dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi dan kehidupan beragama yang disebut dengan “Caturdaya Masyarakat”. Caturdaya Masyarakat dalam Program ZCD merupakan unsur utama dan saling terkait satu dengan yang lain. Dengan demikian masyarakat dapat dikategorikan sebagai masyarakat yang sejahtera dan mandiri apabila telah memenuhi empat daya tersebut.

catur daya zcdGambar 1. Caturdaya Masyarakat Sejahtera dan Mandiri

Prinsip Program

Program ZCD memiliki enam prinsip yang harus ada dalam konsep dan tahapan pelaksanaan program serta tertanam dalam diri pengelola dan peserta program. Enam prinsip ZCD meliputi Berbasis Komunitas, Syari’ah Islam, Partisipasi, Kemanfaatan, Kesinambungan, dan Sinergi.

prinsip zcdGambar 3. Prinsip Program Zakat Community Development

Makna dari masing-masing prinsip adalah sebagai berikut:

  1. Berbasis Komunitas; Program ZCD dilaksanakan dengan sasaran mustahik/penerima manfaat yang terkumpul dalam suatu wilayah geografis atau suatu tempat karena kondisi-kondisi khusus dan dalam berbagai bentuk kegiatan yang disepakati bersama.
  2. Syari’ah Islam; Program ZCD dilaksanakan berdasarkan ketentuan-ketentuan hukum Islam dalam penyaluran (tasharruf) zakat.
  3. Partisipasi: Pelaksanaan Program ZCD melibatkan secara langsung mustahik/penerima manfaat mulai dari tahapan perencanaan sampai dengan pelaksanaan. Mustahik/penerima merupakan pelaku (subyek) dan bukan sebagai obyek program.
  4. Kemanfaatan: Memberikan nilai tambah material dan non material yang sebesar-besarnya kepada mustahik/penerima manfaat.
  5. Kesinambungan; Program ZCD dilaksanakan secara bertahap dalam jangka waktu tertentu dan dengan kegiatan-kegiatan yang saling terkait menuju tercapainya tujuan program.
  6. Sinergi; Program ZCD merupakan program terbuka untuk berbagai pihak terlibat baik dalam pendanaan maupun pengelolaannya sebagai wujud kerjasama dalam kebajikan dan ketakwaan (ta’awun ‘alal birri wa taqwa).

prinsip-zcd

ternak-biogas

renovasi-masjid

Tujuan Program

Tujuan utama Program ZCD adalah “Terwujudnya Masyarakat Sejahtera dan Mandiri“.

Adapun tujuan khusus Program ZCD adalah:

  1. Menumbuhkan kesadaran dan kepedulian mustahik/penerima manfaat tentang kehidupan yang berkualitas.
  2. Menumbuhkan partisipasi menuju kemandirian masyarakat.
  3. Menumbuhkan jaringan sosial ekonomi kemasyarakatan.
  4. Menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

Baznas Provinsi Banten Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional. Lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat semakin mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. Dalam UU tersebut, BAZNAS dinyatakan sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama.
© 2019 Baznas Provinsi Banten Follow Baznas Profinsi Banten : Facebook Twitter Linked Youtube